Friday, 28 February 2020

Kemendikbud 50 Persen, Kemenag 30 Persen Dana BOS Untuk Gaji Guru Honorer

PilarPendidikan.com - Seperti dilansir pada laman https://radarkudus.jawapos.com/ dengan judul 30 Persen Dana Bos untuk Guru nonPNS/Honorer Kemenag, Kemendikbud 50 Persen. Itu berarti Kemenag juga mengikuti langkah Kemendikbud untuk mensejahterah\kan Guru Non PNS/Honorer.

Bantuan operasional sekolah (BOS) dari Kementerian Agama (Kemenag) hampir sama dengan BOS Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Ada sedikit perbedaan untuk menentukan presentase honor guru nonPNS. Kemenag 30 persen. Kemendikbud 50 persen.

Kepala Kemenag Kudus Akhmad Mundakir melalu Kasi Pendidikan Madrasah (Penmad) M.Khafidz mengatakan, peruntukan BOS khusus guru kehormatan nonPNS sudah ada aturannya di dalam juknis. Guru nonPNS yang berada di lingkungan madrasah negeri maksimal 30 persen, sedangkan di swasta bisa lebih dari 30 persen tetapi ada persetujaun dari kepala kantor Kemenag.

Ya, kami juga mempertimbangan masa kerja guru nonPNS terutama di madrasah swasta cukup banyak, sehingga kehormatan yang diterima berbeda. Ada yang meminta kepada kami untuk mendapatkan persetujuan bisa 30 persen lebih dari dana BOS, tetapi rata-rata masa kerja di atas lima tahun.

Khafidz mengaku juknis BOS dari Kemenag belum ada perubahan, tidak seperti BOS di bawah naungan Kemendikbud, guru honorer nonPNS capai 50 persen. Sebab sekolah di bawah Dinas Pendidikan banyak yang negeri, sedangkan madrasah alih swasta.

Dia menambahkan, ada sedikit yang mengubah anggaran BOS tidak boleh digunakan untuk biaya ulangan harian dan tengah semester. Sementara, yang diizinkan untuk ulangan akhir semester.
Untuk saat ini yang menerima dana BOS, dari MI tingkat negeri dan swasta 28,429 siswa, MTs negeri dan swasta sebanyak 22,329 siswa, dan MA sebanyak 13,750 siswa.

Untuk sekarang ini proses pencairan dan pengiriman melalui kantor Kemenag lebih dulu  selanjutnya ke sekolah.
Demikian informasi ini semoga bermanfaat dan jangan lupa berbagi. Salam pendidikan