Showing posts with label Pendidikan. Show all posts
Showing posts with label Pendidikan. Show all posts

Thursday, 9 April 2020

Kemendikbud Luncurkan Program Belajar Dari Rumah TVRI

Kemendikbud Luncurkan Program Belajar Dari Rumah TVRI

Penyebaran pandemi Coronavirus Disease (Covid-19) mengakibatkan banyak peserta didik harus melaksanakan kegiatan belajar di rumah, baik melalui sarana dalam jaringan (daring) maupun luar jaringan (luring). Namun, tidak semua peserta didik maupun pendidik memiliki kemampuan untuk mengakses platform pembelajaran daring secara optimal.

Untuk itu, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) meluncurkan Program "Belajar dari Rumah" di TVRI.

"Program Belajar dari Rumah merupakan bentuk upaya Kemendikbud membantu terselenggaranya pendidikan bagi semua kalangan masyarakat di masa darurat Covid-19, khususnya membantu masyarakat yang memiliki keterbatasan pada akses internet, baik karena tantangan ekonomi maupun letak geografis,” disampaikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Anwar Makarim, dalam telekonferensi Peluncuran Program Belajar dari Rumah di Jakarta, pada Kamis (9/4)

Program Belajar dari Rumah di TVRI, merupakan respons cepat Kemendikbud terhadap masukan Komisi X DPR RI pada Rapat Kerja tanggal 27 Maret 2020 yang lalu. Hal ini, dikatakan Mendikbud sejalan dengan semangat Merdeka Belajar. "Program Belajar dari Rumah mulai tayang di TVRI pada Senin tanggal 13 April 2020 dimulai pada pukul 08 pagi," terang Nadiem.

Program ini direncanakan dapat terselenggara setidaknya selama 3 bulan ke depan. "Nantinya selain diisi dengan program pembelajaran untuk semua jenjang, Belajar dari Rumah juga akan menyajikan program Bimbingan Orang tua dan Guru serta tayangan kebudayaan pada akhir pekan,” jelas Mendikbud.

Adapun konten atau materi pembelajaran yang disajikan akan fokus pada peningkatan literasi, numerasi, serta penumbuhan karakter peserta didik. Kemendikbud juga akan melakukan monitoring dan evaluasi mengenai program ini bersama dengan lembaga nonpemerintah. "Yang perlu dicatat bahwa sesungguhnya dalam keadaan seperti ini, yang menjadi penting saat adalah pemberian pendidikan yang bermakna,” terang Mendikbud.  

Selanjutnya, dalam situasi di mana kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah terhenti, solidaritas dan gotong royong menjadi kunci penanganan Covid-19 di Indonesia. Oleh karena itu Kemendikbud terbuka untuk kerja sama dan kolaborasi pendukungan penyelenggaraan pendidikan di masa darurat ini.  

"Kami berterima kasih atas semua bantuan, kerja sama dan kolaborasi dari berbagai pihak, dari Komisi X, mitra swasta, organisasi masyarakat, juga relawan yang bersama-sama mengambil peran dan kontribusi dalam menghadapi situasi pandemi Covid-19 ini," tutur Mendikbud."Semangat gotong royong yang kita miliki menunjukkan kesatuan dan kekuatan bangsa kita yang berideologi Pancasila,” tambahnya.

Mendikbud berharap agar para orang tua, pendidik, dan peserta didik menjaga kesehatan dan menjalankan protokol kesehatan yang telah disampaikan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

“Pesan saya agar baik orang tua, siswa, dan guru menjaga kesehatan masing-masing beserta keluarga sesuai protap dari Kemenkes terkait Covid-19, dan untuk mengikuti imbauan Presiden Jokowi agar belajar di rumah, bekerja di rumah, dan beribadah di rumah,” pungkas Mendikbud.
Read More

Thursday, 12 March 2020

Strategi Pembelajaran Menulis Kreatif Untuk Anak SD

Strategi Pembelajaran Menulis Kreatif Untuk Anak SD
Strategi Pembelajaran Menulis Kreatif Untuk Anak SD
Pembelajaran menulis kreatif adalah suatu upaya yang berkenaan dengan bagaimana cara mendorong siswa untuk menggunakan secara penuh apa yang ada dalam diri mereka berupa ide, kesan, perasaan, harapan, imajinasi dengan menggunakan bahasa yang dikuasai.

Dalam proses belajar berbahasa di sekolah, siswa mengembangkan kemahiran berbahasa secara vertikal, bukan secara horizontal. Maksudnya mereka sudah dapat mengungkapkan pesan secara lengkap meskipun belum sempurna. Semakin lama kemahiran tersebut menjadi semakin sempurna, dalam arti strukturnya menjadi semakin benar, pilihan katanya semakin tepat, dan kalimat-kalimatnya semakin bervariasi.

Manfaat yang diperoleh siswa dengan menulis kreatif ini adalah sebagai;
(1) alat untuk mengekspresikan diri,
(2) alat untuk membangun kepuasan pribadi, kebanggaan dan harga diri,
(3) alat untuk meningkatkan kesadaran dan persepsi lingkungan seseorang,
(4) alat untuk melibatkan seseorang menjadi aktif, dan
(5) alat untuk menciptakan pemahaman dan kemampuan untuk menggunakan bahasa

Untuk lebih lengkapnya silahkan anda unduh pada link berikut ini; UNDUH
Read More

Monday, 2 March 2020

Virus Corona Masuk Indonesia, Ini Yang Harus Dilakukan Agar Tak Tertular


Virus corona sudah masuk Indonesia. Dua orang warga negara Indonesia terpapar virus corona dan sempat kontak dengan warga negara Jepang yang datang ke Indonesia.
"Orang Jepang ke Indonesia bertamu siapa, ditelusuri dan ketemu. Ternyata orang yang terkena virus corona berhubungan dengan dua orang, ibu 64 tahun dan putrinya 31 tahun," kata Jokowi di Jakarta.

Masyarakat harus lebih waspada agar tak tertular virus ini. Berikut tips agar terhindar dari virus corona:

Gunakan Sarung Tangan
Menurut Foreign Policy, masyarakat perlu menggunakan sarung tangan saat bepergian. Sarung tangan seperti sarung tangan untuk cuaca dingin atau sarung tangan khusus untuk luar ruangan. Tetap kenakan meski berada di dalam kereta, bus, atau tempat umum lainnya.

Jangan Sentuh Mata atau Wajah
Jika Anda berada dalam situasi yang mengharuskan melepas sarung tangan, misal saat akan berjabat tangan atau makan, jangan sentuh mata atau wajah Anda, betapa pun gatalnya. Tetap jaga agar tangan Anda tidak menyentuh wajah Anda. Sebelum mengenakan kembali sarung tangan Anda, cucilah dulu tangan Anda dengan sabun atau air hangat, cuci bersih sampai ke sela-sela jari lalu kenakan kembali sarung tangan Anda.
Ganti sarung tangan setiap hari, cuci bersih, hindari memakai sarung tangan basah.

Penggunaan Masker
Memakai masker di luar ruangan tidak ada gunanya dan tidak terlalu menolong juga di dalam ruangan. Kebanyakan masker sudah tidak berguna lagi jika sudah dipakai satu atau dua kali. Memakai masker yang sama setiap hari lebih buruk ketimbang tidak berguna--itu menjijikkan karena mulut dan hidup Anda terbekap di dalam masker dan bau yang ditimbulkan bisa mengundang bakteri.

Hindari Kerumunan
Jika terjadi wabah, sebisa mungkin hindari kerumunan dan jaga jarak dengan orang lain sekitar 1,5 meter. Jika orang itu bersin atau batuk, minta mereka pakai masker untuk melindungi Anda. Jika mereka menolak, maka jauhilah atau pergi saja. Jangan berjabat tangan atau memeluk orang lain, tolaklah dengan sopan demi kebaikan Anda berdua di saat terjadi wabah.

Ganti Handuk
Di dalam rumah, ganti semua handuk Anda di kamar mandi atau dapur segera. Ganti dengan handuk bersih yang sudah diberi nama masing-masing keluarga. Perintahkan anggota keluarga hanya memakai handuk mereka saja, jangan sentuh handuk orang lain. Cuci handuk dua kali sepekan. handuk yang basah bisa menjadi sarang virus.

Virus Bisa Saja di Gagang Pintu
Hati-hati dengan gagang pintu. Jika memungkinkan untuk membuka atau menutup pintu dengan siku atau bahu Anda maka lakukan saja. Pakai sarung tangan untuk memutar gagang pintu atau cuci tangan setelah menyentuh gagang pintu. Jika ada orang sakit di rumah Anda, cuci gagang pintu secara berkala. Hati-hati juga dengan pegangan tangga, ponsel, mainan, papan ketik, komputer jinjing dan objek-objek yang harus dipegang atau disentuh. Jika Anda sampai harus memegang itu semua maka jangan sentuh wajah setelahnya dan cuci tangan segera setelah menyentuh objek-objek itu.

Tidak Berbagi Sendok Hingga Gelas dengan Orang Lain
Jika Anda harus berbagi makanan, jangan pakai sumpit, sendok, garpu Anda sendiri untuk mengambil makanan dari mangkuk atau piring bersama. Beri tahu anak Anda untuk jangan minum dari gelas orang lain atau wadah yang berbagi dengan orang lain. Gunakan sumpit, sendok atau garpu Anda sendiri untuk mengambil makanan dari piring atau mangkuk sendiri.

Buka Jendela untuk Sirkulasi Udara
Jika cuaca mendukung, bukalah jendela rumah atau tempat kerja Anda, biarkan udara bersirkulasi. Virus tidak bisa bertahan di ruangan yang sirkulasi udaranya lancar. Tapi jika cuaca dingin atau buruk, tutuplah jendela dan jaga agar ruangan tetap hangat.

Anjurkan Cuci Tangan Pada Anak
Meski virus corona tak terlalu banyak menyerang anak-anak, ada baiknya diberikan vaksinasi dan biasakan cuci tangan. Anak-anak juga dianjurkan agar menjauh dari orang-orang yang batuk atau bersin dan terkena flu.
Para ahli merekomendasikan agar diberikan vaksin flu pada anak. Memvaksinasi anak-anak adalah perlindungan terbaik.

Bersihkan Rumah dan Peralatan Elektronik
Sediakan obat-obatan, karena masker tak ada gunanya. Para ahli menyarankan agar menyediakan obat untuk pencegahan. Kemudian alkohol, karena alkohol adalah desinfektan yang baik untuk virus corona. Kemudian pastikan lantai rumah Anda bersih.
CDC juga merekomendasikan untuk membersihkan sejumlah barang elektronik, seperti ponsel dan tablet.
;Virus Corona Masuk Indonesia, Ini yang Harus Dilakukan Masyarakat Agar Tak Tertular
Read More

Kontak Langsung Dengan 2 Pasien Positif Corona, 50 Lebih Warga Depok Diduga Terpapar Virus Corona, Mayoritas Perawat

PilarPendidikan.com - Seperti dilansir dari laman palembang.tribunnews.com menjelaskan,
Dalam konferensi persnya, Idris mengatakan warganya yang positif virus corona tinggal di salah satu perumahan di Sukmajaya, Depok.

Diduga, ada lebih dari 50 orang yang juga terindikasi corona di Rumah Sakit tersebut lantaran berinteraksi dengan korban.

"Yang positif corona ada dua orang, yang terindikasi diatas 50 orang. Yang diatas 50 orang ini yang kontak langsung dengan korban," ujar Idris di Balai Kota Depok, Pancoran Mas, Senin (3/3/2020).
Idris berujar, dari 50 orang lebih tersebut diantaranya merupakan perawat yang ada di rumah sakit.
Saat ini, perawat tersebut pun sudah diistirahatkan dari pekerjaannya sementara.

Terakhir, Idris mengatakan pihaknya tengah berkoordinasi mencari data dan kediamaan 50 orang lebih yang terindikasi virus corona.
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo mengumumkan ada dua warga negara Indonesia (WNI) yang positif terkena virus corona.

Diketahui, dua WNI yang positif corona tersebut merupakan warga Kota Depok, Jawa Barat.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Depok Mohammad Idris pun tak menampik bahwa dua warga positif terjangkit virus mematikan itu.

Ada dua yang positif orang tua dan anak, sementara dua orang ya," kata Idris dalam konferensi pers di Balai Kota Depok, Pancoran Mas, Kota Depok, Senin (3/3/2020).
Idris mengatakan, warganya yang positif terkena virus coronatersebut tinggal di salah satu perumahan di Sukmajaya, Depok.

"Saya belum cek langsung," kata Idris.
Terakhir, Idris mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk menanggulangi kasus mematikan ini.

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menjelaskan, dua WNI yang positif virus corona sempat berinteraksi dengan warga negara asal Jepang.
Pada tanggal 14 Februari yang bertepatan dengan Hari Valentine WNI yang berprofesi sebagai guru dansa itu bertemu dengan temannya.

"Jadi dia guru dansa. Sempat berdansa dengan teman dekatnya yang WN Jepang ini tanggal 14 Februari," kata Terawan di Rumah Sakit Sulianti Saroso, Senin (2/3/2020).
Setelah berdansa dengan warga Jepang tepatnya pada 14 Februari WNI ini kemudian batuk dan rawat jalan di rumah sakit.

"Tanggal 16 dia batuk, merasa ngga enak lalu rawat jalan ke rumah sakit. Setelah pulang masih merasa ngga nyaman. Kalau ngga salah tanggal 26 Februari dirawat karena batuk ngga hilang-hilang, ada sesak dan demam sedikit," kata Terawan.

Menurutnya, tanggal 28 Februari, WN Jepang itu menelepon teman dansanya dan memberitahu dirawat di Malaysia karena positif virus corona.

Dari informasi yang didapat Tribun, wanita berusia 31 tahun itu menghadiri acara multinasional di klub dansa kawasan Kemang, Jakarta Selatan.

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto di Istana Kepresidenan, Jakarta menjelaskan, pihkanya sudah melakukan penangan kepada dua orang Indonesia yang dinyatakan positif virus corona atau Covid-19.

Keduanya masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Sulianti Saroso, Jakarta Utara.
Tak hanya itu, rumah korban yang berada di depok pun ikut dilakukan isolasi untuk mencegah penyebaran virus corona.
“Sudah melakukan isolasi rumah. Terkenanya di Depok,” katanya.

Kondisi terkini pasien
Terawan menjelaskan kondisi pasien positif corona dalam keadaan baik-baik saja.
Ia juga mengatakan keduanya bisa makan dan berkomunikasi secara baik, bahkan bermain ponsel.
"Jadi saya udah nengok, ngecek, semuanya, pasien dalam kondisi baik."
"Ndak ada demam, ndak ada sesak, ndak ada apa-apa."
"Makan, komunikasi juga baik, HP-HPnan (mainan HP) sendiri juga bisa," jelas Terawan pada awak media di RSIP Sulianti Suroso, Senin.
Terawan pun menegaskan kedua pasien dalam kondisi sehat.
"Menurut saya, sehat lah dia," katanya.
Saat ini, mereka tengah berada di ruang isolasi, dimana tempat tersebut terpisah dari gedung-gedung rumah sakit lainnya.

"Dia ada di ruang isolasi, terpisah sendiri gedungnya," ucap Terawan.
Lebih lanjut, Terawan membeberkan kronologi lengkap kedua pasien tersebut terinfeksi Covid-19.
Pasien positif corina, yang Terawan katakan sebagai guru dansa, melakukan kontak langsung dengan warga negara Jepang saat mereka melakukan dansa pada 14 Februari 2020 lalu.
Dua hari setelahnya, yakni 16 Februari, mereka merasakan batuk-batuk dan memutuskan untuk memeriksakan diri ke rumah sakit.

Baru pada 26 Februari keduanya meminta untuk dirawat karena batuknya tak kunjung hilang.
Selain batuk, mereka juga mengalami demam dan sesak napas.
Berikut ini kronologi lengkap dua orang Indonesia terjangkit corona berdasarkan penjelasan Terawan

Agus Putranto:
14 Februari 2020: Berdansa dengan warga negara Jepang
16 Februari 2020: Batuk-batuk dan rawat jalan ke rumah sakit.
26 Februari 2020: Mengajukan diri dirawat di rumah sakit karena batuk tak kunjung hilang, serta mengalami sesak napas dan demam.
28 Februari 2020: Dihubungi pihak kesehatan Malaysia, mengatakan warga negara Jepang yang melakukan kontak dengannya dinyatakan positif corona.
29 Februari 2020: Dirujuk untuk pindah ke RSIP Sulianti Suroso.
1 Maret 2020: Dilakukan pengecekan.
2 Maret 2020: Hasil tes keluar dan dinyatakan positif.
Terawan menuturkan, kedua pasien tersebut masih akan menjalani pengecekan ulang untuk mengetahui kondisi ke depannya.
"Ini kondisi virusnya positif ternyata, ya nanti dievaluasi ulang."
"Kalau udah 14 hari dicek, kalau udah negatif ya kita kembalikan lagi. Sekarang diisolasi," terang Terawan, Senin, dilansir Tribunnews.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan dua orang di Indonesia positif corona pada Senin.

"Dicek dan tadi pagi saya dapat laporan dari Pak Menkes bahwa ibu ini dan putrinya positif corona," ungkap Jokowi, dikutip dari Kompas.com. 
Read More

Cara Daftar KIP Kuliah Bagi Calon Mahasiswa Dari Keluarga Tak Mampu; KEMENDIKBUD

Blogpendidikan.net - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengimbau kepada para siswa SMA/SMK/Sederajat yang akan lulus sekolah atau calon Mahasiswa dari keluarga tidak mampu untuk segera mendaftar Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah melalui laman 
kip-kuliah.kemdikbud.go.id.

Kami berharap adik-adik yang berminat untuk kuliah jangan berhenti hanya karena tidak ada dana. Bapak Presiden melalui Menteri Pendidikan dan Kebudayaan sudah menyiapkan sekitar 400 ribu KIP Kuliah. Jumlah tersebut termasuk KIP Kuliah reguler maupun KIP Kuliah afirmasi,’’ terang Sesditjen Pendidikan Tinggi Paristiyanti saat kegiatan Bincang Sore Pendidikan dan Kebudayaan, di Kantin Kemendikbud, Gedung F, Jalan Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta. 

Pada tahun 2020, Kemendikbud memperluas sasaran beasiswa pendidikan tinggi dengan diberikan kepada 818 ribu mahasiswa melalui KIP Kuliah, termasuk penerima bidikmisi on going sampai masa studi selesai. Untuk tahun 2020, pemerintah akan mentargetkan penerima KIP Kuliah sejumlah 400 ribu penerima baru. Selain itu KIP Kuliah juga akan memberi akses kepada pendidikan vokasi. 

Mendikbud sering menyampaikan bahwa Pendidikan adalah investasi untuk negara kita di masa mendatang, karena itulah beliau berjuang dengan sepenuh hati sehingga kini sudah keluar Permen tentang program Indonesia Pintar yaitu Permendikbud 10 nomor 2020 yang di dalamnya tentang Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP kuliah), jelas Paristiyanti. Di dalam Permendikbud tersebut, kata Paristiyanti, 

KIP Kuliah diperuntukkan bagi para calon mahasiswa yang kurang beruntung dengan menunjukkan identitas kememilikan KIP, atau memiliki Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), dan mempunyai identitas lain yang setara dengan Kartu Keluarga Sejahtera. Kepala Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan Abdul Kahar, menjelaskan program KIP Kuliah merupakan salah satu program prioritas pemerintah. Akses sampai ke perguruan tinggi. Bukan hanya bagaimana dia bisa meningkatkan kompetensi akademik tapi paling tidak harapannya ke depan apalagi menjadi prioritas adalah program vokasi. 

Tentunya hal ini niat pemerintah bagaimana anak-anak yang berasal dari keluarga miskin bisa terangkat dan memutus mata rantai apa yang menjadi masalah dalam keluarganya selama ini. 

Persyaratan penerima KIP Kuliah adalah siswa SMA atau sederajat yang akan lulus pada tahun berjalan atau lulus 2 (dua) tahun sebelumnya, memiliki potensi akademik baik tetapi memiliki keterbatasan ekonomi yang dibuktikan dengan kepemilikan program bantuan pendidikan nasional dalam bentuk KIP atau berasal dari keluarga peserta Program Keluarga Harapan (PKH), keluarga pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) serta mahasiswa dari panti sosial/panti asuhan. 

Kemudian Lulus seleksi penerimaan mahasiswa baru, dan diterima di PTN atau PTS pada Prodi dengan Akreditasi A atau B, serta dimungkinkan dengan pertimbangan tertentu pada Prodi dengan Akreditasi C. 

Menurut Kahar, pemegang atau penerima program Indonesia Pintar waktu di SMA, MA atau SMK tahun ini yang akan lulus sekitar 3,7 juta siswa. Dari jumlah tersebut terdapat 1,1 juta penerima program Indonesia Pintar. 

Dari 1,1 juta walaupun mungkin tidak semua mereka akan kuliah tetapi paling tidak ini sudah menjadi sasaran utama, ditambah lagi waktu dia SMA tidak sempat memperoleh program Indonesia pintar karena banyak hal mungkin luput dari pendataan atau mungkin juga karena kuota di daerah itu atau faktor geografis yang tidak terjangkau, kalau orang tuanya pemegang program KKS pakai saja. Ini adalah alternatif yang lain karena sebenarnya sama,’’ jelasnya. 

Kahar menegaskan bahwa program Kartu Indonesia Pintar jangan sampai menjadi isu negatif bagi penerima Bidikmisi sebelumnya, karena ini justru menjadi jaminan bahwa uang mereka tidak ada yang terpisah. 

Sehingga bagi mereka yang menerima KIP kuliah menganggap dirinya tidak melanjutkan program Bidikmisi, tetapi tetap menjadi kelanjutan dan menjadi perhatian pemerintah sampai selesai studinya. Hadirnya program ini bukan berarti menggantikan dalam arti mengabaikan yang lama tetapi justru tetap meneruskan yang lama dan memperluas akses yang baru. 

Ketua Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) Mohammad Nasih menjelaskan, pendaftaran Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) tetap telah ditutup pada tanggal 27 Februari 2020 pukul 23.50, tetapi khusus bagi calon mahasiswa dari keluarga tidak mampu yang membutuhkan KIP Kuliah, disediakan perpanjangan waktu yang menyesuaikan pendaftaran KIP Kuliah, yaitu tanggal 2 hingga 31 Maret 2020. Hal tersebut lebih jelasnya diatur dalam Surat Edaran Tim Oelaksana LTMPT Nomoe 07/SE.LTMPT/2020. Untuk pendaftaran SNMPTN tahun 2020 terdapat 561.512 siswa yang eligible untuk mendaftar di SNMPTN, ini sesuai dengan kuota untuk masing-masing aplikasi di setiap SMA. 

LTMPT pada penerimaan SNMPTN tahun ini menggunakan model baru dalam proses seleksi bagi siswa yang berhak mendaftar SNMPTN. “kalau tahun yang lalu kita menggunakan rangking sebagai alat untuk memeringkatkan atau cut off, tahun ini kita menggunakan jumlah orang sebagai cut off untuk mereka yang eligible. Sehingga kalua kuotanya 40 persen tetap 40 persen, sedangkan untuk tahun lalu semula 40 persen bisa menjadi 60 persen atau bahkan 80 persen dengan KIP, kami mengimbau para pendaftar KIP kuliah untuk segera mendaftar pada laman https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id/ pada tanggal 2-31 Maret 2020
Ini adalah bentuk keberpihakan kami bagi siswa yang berasal dari keluarga tidak mampu.

Berikut cara pendaftarannya:

A. Pengisian Data Nomor Pendaftaran KIP Kuliah di portal LTMPT melalui laman https://portal.ltmpt.ac.id diwajibkan bagi:
1. Siswa yang sudah memiliki Nomor Pendaftaran KIP Kuliah. Pendaftaran KIP Kuliah dilakukan secara mandiri pada laman https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id.
2. Siswa yang sudah memiliki akun LTMPT
3. Siswa yang sudah mendaftar atau yang akan mendaftar SNMPTN 2020 (karena menunggu Kepemilikan Nomor Pendaftaran KIP Kuliah tahun 2020).

B. Pengisian Data Nomor Pendaftaran KIP Kuliah di portal LTMPT dapat dilakukan dengan cara: 1. Login ke laman https://portal.ltmpt.ac.id menggunakan akun LTMPT yang sudah dimiliki, 2. Pilih menu “Pengisian Data Nomor Pendaftaran KIP Kuliah”, dan 3. Isikan Nomor Pendaftaran KIP Kuliah yang telah dimiliki.

C. Pendaftaran SNMPTN 2020 bagi siswa yang telah memiliki Nomor Pendaftaran KIP Kuliah dan sudah melakukan Pengisian Data Nomor Pendaftaran KIP Kuliah seperti dijelaskan dalam huruf A dan B di atas, diatur sebagai berikut.
1. Siswa yang telah melakukan finalisasi (Cetak Kartu), tidak perlu melakukan pendaftaran SNMPTN lagi, karena proses sinkronisasi Nomor Pendaftaran KIP Kuliah dan Data Pendaftar SNMPTN di LTMPT akan dilakukan secara otomatis.
2. Siswa yang sudah melakukan pendaftaran sampai dengan memilih program studi dan belum finalisasi, diharuskan melakukan Finalisasi dan Cetak Kartu Tanda Peserta SNMPTN tahun 2020, pada tanggal 2 sampai dengan 31 Maret 2020.
3. Siswa yang belum melakukan pendaftaran, disilakan melakukan Pendaftaran sampai proses Finalisasi dan Cetak Kartu Tanda Peserta SNMPTN 2020, pada tanggal 2 sampai dengan 31 Maret 2020.

Notes; Siswa yang memiliki Nomor Pendafaran KIP Kuliah tidak dipungut biaya untuk Pendaftaran UTBK – SBMPTN 2020.
source; https://www.kemdikbud.go.id/
Read More

Friday, 28 February 2020

Harus Ekstra Sabar Tapi Sungguh Menyenagkan Menjadi Guru SD

PilarPendidikan.com - Menjalani profesi sebagai guru memang harus butuh kesabaran ekstra, mendidik anak dalam satu ruangan 20-30 orang membutuhkan kecerdasan dan kesabaran. 
Menjadi guru itu pilihan dan benar-benar membutuhkan komitmen yang kuat. Kenapa? karena guru itu harus mengajar di depan murid yang notabennya adalah anak orang lain yang harus kita didik. Guru harus memberikan contoh-contoh dan pengajaran yang baik pula kepada para muridnya untuk menghasilkan murid-murid yang baik secara akademik dan karakter.

Karena guru harus memiliki banyak topeng, dimana ketika guru ada masalah keluarga ataupun masalah lainnya, mereka harus tetap tegar, tersenyum dan sepenuhnya mengajar para murid di sekolah. Tapi, menjadi seorang guru itu memang berat tapi juga asyik lho..

Berikut ini suka duka menjadi seorang guru.

1. Memiliki banyak relasi
Menjadi seorang guru atau pendidik, tentunya kita akan berhubungan dengan banyak murid dan juga orang tua murid, dan hal itu merupakan hal yang baik karena akan menambahkan relasi bagi seorang guru.

2. Menghadapi hal-hal lucu dengan para murid
Banyak hal lucu yang akan terjadi di kelas, hal ini akan dialami bagi guru TK, SD, SMP, SMA maupun perguruan tinggi. Terlebih anak-anak play group hingga SD, mereka sering kali melakukan hal lucu seperti memberikan hadiah kepada guru, memberikan perhatian kepada guru dengan hal-hal yang lucu dan lain sebagainya. Bagi guru SMP dan SMA hal lucu yang akan mereka jumpai adalah ketika si murid mulai curhat menganai masalah pribadi mereka, terlebih mengenai masalah cinta mereka yang complicated.

3. Awet muda
Kalian sadar ngga sih kalau guru kalian, terutama guru TK, SD kalian itu keliatannya kaya waktu kalian TK dan SD dulu? mereka kaya ngga berubah gitu…nah, itu menjadi salah salah satu hal positif buat guru yang akan selalu keliatan muda.

4. Kreatifitas terasah
Sebagai guru, terutama di era saat ini kreatifitas sangat dijunjung tinggi, karena siswa saat ini sudah beda dengan jaman dulu yang cukup dengan penjelasan di papan tulis saja. Sekarang dengan adanya teknologi yang semakin maju maka guru pun harus kreatif mengolah pembelajarannya baik dengan e-learning ataupun dengan games supaya siswa senang, dan happy tapi pelajaran tetap mereka terima.

5. Selalu belajar
Ilmu pengetahuan saat ini semakin maju dan sebagai guru juga harus terus belajar dan hal itu akan mengasah otak guru untuk tetap pintar dan cerdas.

6. Selalu diingat murid
Nah, sebagai guru akan selalu diingat oleh muridnya. Guru mungkin saja melupakan muridnya tapi seorang murid tidak akan melupakan gurunya. Kalian juga pasti masih ingat sama guru-guru kalian kan?

7. Siap-siap stress dan memiliki topeng banyak
Setiap anak memiliki keunikannya masing-masing dan karakter yang berbeda satu sama lain di dalam kelas, sehingga seorang guru harus memiliki mental dan jiwa yang kuat untuk menghadapi kelakuan setiap muridnya. Siap stress dan harus tetap setia dengan pekerjaannya. Selain itu, guru harus memiliki topeng yang banyak, misalkan saja ketika guru ada masalah pribadi, guru harus tetap terlihat tegar di hadapan para murid, guru harus terlihat semangat dan ceria. 

8. Administrasi banyak
Guru tidak hanya mengajar di dalam kelas, namun guru juga harus menyelesaikan administrasinya seperti membuat RPP, Prota, Promes dan lain sebagainya, belum lagi guru harus membuat soal ulangan dan mengkoreksinya. Pekerjaan tersebut bisa saja sampai di bawa pulang. 

Menjadi guru memang berat dan penuh tantangan, tapi asyik juga lho menjadi guru karena menjadi guru sama dengan membantu anak untuk mecapai cita-cita mereka dan sebagai guru juga ikut serta dalam mencerdaskan anak bangsa. Guru harus sayang terhadap muridnya, dan bagi kamu yang memiliki pasangan seorang guru, kalian harus bangga karena mereka saja menyayangi murid-murid mereka, apalagi kamu sebagai pasangannya?
Terima kasih. "jangan pernah melupakan jasa gurumu"
source : https://www.hipwee.com/author/atikatyagita/
Read More

Kemendikbud 50 Persen, Kemenag 30 Persen Dana BOS Untuk Gaji Guru Honorer

PilarPendidikan.com - Seperti dilansir pada laman https://radarkudus.jawapos.com/ dengan judul 30 Persen Dana Bos untuk Guru nonPNS/Honorer Kemenag, Kemendikbud 50 Persen. Itu berarti Kemenag juga mengikuti langkah Kemendikbud untuk mensejahterah\kan Guru Non PNS/Honorer.

Bantuan operasional sekolah (BOS) dari Kementerian Agama (Kemenag) hampir sama dengan BOS Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Ada sedikit perbedaan untuk menentukan presentase honor guru nonPNS. Kemenag 30 persen. Kemendikbud 50 persen.

Kepala Kemenag Kudus Akhmad Mundakir melalu Kasi Pendidikan Madrasah (Penmad) M.Khafidz mengatakan, peruntukan BOS khusus guru kehormatan nonPNS sudah ada aturannya di dalam juknis. Guru nonPNS yang berada di lingkungan madrasah negeri maksimal 30 persen, sedangkan di swasta bisa lebih dari 30 persen tetapi ada persetujaun dari kepala kantor Kemenag.

Ya, kami juga mempertimbangan masa kerja guru nonPNS terutama di madrasah swasta cukup banyak, sehingga kehormatan yang diterima berbeda. Ada yang meminta kepada kami untuk mendapatkan persetujuan bisa 30 persen lebih dari dana BOS, tetapi rata-rata masa kerja di atas lima tahun.

Khafidz mengaku juknis BOS dari Kemenag belum ada perubahan, tidak seperti BOS di bawah naungan Kemendikbud, guru honorer nonPNS capai 50 persen. Sebab sekolah di bawah Dinas Pendidikan banyak yang negeri, sedangkan madrasah alih swasta.

Dia menambahkan, ada sedikit yang mengubah anggaran BOS tidak boleh digunakan untuk biaya ulangan harian dan tengah semester. Sementara, yang diizinkan untuk ulangan akhir semester.
Untuk saat ini yang menerima dana BOS, dari MI tingkat negeri dan swasta 28,429 siswa, MTs negeri dan swasta sebanyak 22,329 siswa, dan MA sebanyak 13,750 siswa.

Untuk sekarang ini proses pencairan dan pengiriman melalui kantor Kemenag lebih dulu  selanjutnya ke sekolah.
Demikian informasi ini semoga bermanfaat dan jangan lupa berbagi. Salam pendidikan
Read More